BERITAFAJAR.co – Salah satu Jamaah Haji, Saharudin, (64), warga Desa Bilis-bilis Kecamatan Arjasa, Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal d...
BERITAFAJAR.co – Salah satu Jamaah Haji, Saharudin, (64), warga Desa Bilis-bilis Kecamatan Arjasa, Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia sekitar pukul 08.00 waktu Arab Saudi atau sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (14/9/2016).
Kepala Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sumenep M. Shadiq melalui Kasi Umroh dan Haji, Abd Aziz menjelaskan, Saharuddin termasuk dalam rombongan kloter pertama, diketahui jamaah haji itu meninggal dunia di Hotel.
"Jamaah haji yang meninggal itu sudah sempurna melakukan ibadah haji. Jamaah haji yang masuk kloter pertama itu dimakamkan di Makkah," kata Abd Aziz, Kamis (15/9/2016).
Diketahui, rencananya untuk kloter pertama akan tiba di kabupaten paling timur Madura nanti pada (18/9/2016) sekitar pukul 18.00 Wib.
"Sementara kloter kedua sekitar pukul 23.00 Wib," terangnya.
Sekedar mengingatkan, sedangkan jumlah jamaah haji yang masuk kloter pertama sebanyak 445 orang dan 9 orang masuk pada kloter kedua yang tergabung dengan Pamekasan dan Surabaya, dan 7 orang tergabung dalam kloter 22. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Kepala Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sumenep M. Shadiq melalui Kasi Umroh dan Haji, Abd Aziz menjelaskan, Saharuddin termasuk dalam rombongan kloter pertama, diketahui jamaah haji itu meninggal dunia di Hotel.
"Jamaah haji yang meninggal itu sudah sempurna melakukan ibadah haji. Jamaah haji yang masuk kloter pertama itu dimakamkan di Makkah," kata Abd Aziz, Kamis (15/9/2016).
Diketahui, rencananya untuk kloter pertama akan tiba di kabupaten paling timur Madura nanti pada (18/9/2016) sekitar pukul 18.00 Wib.
"Sementara kloter kedua sekitar pukul 23.00 Wib," terangnya.
Sekedar mengingatkan, sedangkan jumlah jamaah haji yang masuk kloter pertama sebanyak 445 orang dan 9 orang masuk pada kloter kedua yang tergabung dengan Pamekasan dan Surabaya, dan 7 orang tergabung dalam kloter 22. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR