BERITAFAJAR.co – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumenep menggelar rapat kerja program kegiatan masa khidmat 2016-2020 di Pondok Pesan...
BERITAFAJAR.co – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumenep menggelar rapat kerja program kegiatan masa khidmat 2016-2020 di Pondok Pesantren Taufiqurrahman Desa Banuaju Timur Kecamatan Batang Batang Sumenep, Jawa Timur.
Salah satu rekomendasi program kerja strategis para pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di kota Sumekar itu adalah pembuatan atau menerbitkan buku kiai khas NU. Penelitian tentang ulama yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan manusia lazimnya dinilai penting untuk ditulis dalam bentuk buku. Sebab kegigihan perjuangan serta peran para kiai dalam pembentukan karakter bangsa sangat signifikan.
Sehingga mengungkap fakta sejarah yang hampir terlupakan secara ilmiah dan sistematis merupakan keniscayaan . "Ansor akan membuat buku kiai khas agar jasa perjuangan mereka bisa diketahui oleh warga NU hari ini" ungkap ketua PC GP Ansor Sumenep M Muhri Zain.
Disamping itu, dampak dari strategi dakwah perjuangan dan keihlasan mereka dalam berhidmat, kata alumni pondok pesantren Annuqayah Guluk Guluk itu, bisa ditiru oleh generasi muda dan pejuang NU masa depan.
"Kita tidak mungkin bisa mengenal Islam tanpa peran penting para ulama atau kiai khas," imbuhnya.
Sementara itu, selama ini peran serta perjuangan para ulama sudah mulai diabaikan oleh generasi pemuda. Mereka lebih kenal dengan tokoh tokoh yang tak ada hubungannya dengan pembangunan karekter bangsa.
"Anak anak muda dan masyarakat selama ini sudah banyak yang tak kenal kiai atau ulama besar yang telah berjasa besar dalam dakwah islam dan pembangunan negeri ini. Mereka lebih mengenal pemain sinetron. Itu yang cukup memprihatinkan. Makanya saya sendiri begitu semangat untuk menerbitkan buku itu sebagai pengabdian kepada Ansor dan NU" sambung Abd Syukur Rahman, pengurus bidang penelitian dan pendidikan PC Ansor Sumenep pada saat memberikan usulan terkait penerbitan buku tersebut.
Pewarta : Sor
Editor : Ahmadi
Salah satu rekomendasi program kerja strategis para pemuda Nahdlatul Ulama (NU) di kota Sumekar itu adalah pembuatan atau menerbitkan buku kiai khas NU. Penelitian tentang ulama yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan manusia lazimnya dinilai penting untuk ditulis dalam bentuk buku. Sebab kegigihan perjuangan serta peran para kiai dalam pembentukan karakter bangsa sangat signifikan.
Sehingga mengungkap fakta sejarah yang hampir terlupakan secara ilmiah dan sistematis merupakan keniscayaan . "Ansor akan membuat buku kiai khas agar jasa perjuangan mereka bisa diketahui oleh warga NU hari ini" ungkap ketua PC GP Ansor Sumenep M Muhri Zain.
Disamping itu, dampak dari strategi dakwah perjuangan dan keihlasan mereka dalam berhidmat, kata alumni pondok pesantren Annuqayah Guluk Guluk itu, bisa ditiru oleh generasi muda dan pejuang NU masa depan.
"Kita tidak mungkin bisa mengenal Islam tanpa peran penting para ulama atau kiai khas," imbuhnya.
Sementara itu, selama ini peran serta perjuangan para ulama sudah mulai diabaikan oleh generasi pemuda. Mereka lebih kenal dengan tokoh tokoh yang tak ada hubungannya dengan pembangunan karekter bangsa.
"Anak anak muda dan masyarakat selama ini sudah banyak yang tak kenal kiai atau ulama besar yang telah berjasa besar dalam dakwah islam dan pembangunan negeri ini. Mereka lebih mengenal pemain sinetron. Itu yang cukup memprihatinkan. Makanya saya sendiri begitu semangat untuk menerbitkan buku itu sebagai pengabdian kepada Ansor dan NU" sambung Abd Syukur Rahman, pengurus bidang penelitian dan pendidikan PC Ansor Sumenep pada saat memberikan usulan terkait penerbitan buku tersebut.
Pewarta : Sor
Editor : Ahmadi
KOMENTAR