SUMENEP – Kasus kematian Amaniyah (70) warga desa Pandian, Kecamatan Kota, Sumenep, yang ditemukan tewas di kamar kost, di Desa Kolor, Keca...
SUMENEP – Kasus kematian Amaniyah (70) warga desa Pandian, Kecamatan Kota, Sumenep, yang ditemukan tewas di kamar kost, di Desa Kolor, Kecamatan Kota, terus mendapatkan perhatian dari aparat kepolisian Polsek Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kapolsek Kota Sumenep, Ajun Komisaris Polisi E Cahyo mengatakan, masih akan menyelidiki kasus kematian perempuan yang diketahui sebagai tukang pijat itu. Namun, sementara, masih belum ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan kepada korban.
BACA JUGA : Tukang Pijat Ini Ditemukan Tewas dalam Kondisi Membusuk
”Sampai saat ini kami sedang melakukan penyelidikan penyebab kematian korban. Korban pertama kali ditemukan Ach Baidawi, keluarga korban atas informasi dari Ach Fauzan, tetangga kostnya,” ujar Kapolsek Kota Sumenep, AKP E Cahyo.
Menurutnya, pada mulanya Fauzan menaruh curiga karena setiap sore korban biasanya mandi didepan rumah kost tersebut. Namun, dalam dua hari terakhir, korban tiak terlihat mandi kembali. Karena curiga itulah, Fauzan kemudian memberitahukan kepada salah satu keluarga korban.
”Fauzan kemudian mendatangi rumah keluarganya yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah kos tersebut agar dilihatnya. Nah, setelah dilihat ternyata korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi,” terang Kapolsek Kota, AKP E Cahyo.
Dia mengatakan, ketika ditemukan diduga korban sudah meninggal dunia dalam 10 hari lebih. Sebab, saat ditemukan korban sudah membusuk dan ada belatungnya. Kulit korban sudah menghitam dan mengeluarkan minyak.
”Untuk memastikan, kami tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban sudah dievakuasi ke rumah sakit daerah Dr Moh Anwar Sumenep untuk diotopsi. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor :
Kapolsek Kota Sumenep, Ajun Komisaris Polisi E Cahyo mengatakan, masih akan menyelidiki kasus kematian perempuan yang diketahui sebagai tukang pijat itu. Namun, sementara, masih belum ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan kepada korban.
BACA JUGA : Tukang Pijat Ini Ditemukan Tewas dalam Kondisi Membusuk
”Sampai saat ini kami sedang melakukan penyelidikan penyebab kematian korban. Korban pertama kali ditemukan Ach Baidawi, keluarga korban atas informasi dari Ach Fauzan, tetangga kostnya,” ujar Kapolsek Kota Sumenep, AKP E Cahyo.
Menurutnya, pada mulanya Fauzan menaruh curiga karena setiap sore korban biasanya mandi didepan rumah kost tersebut. Namun, dalam dua hari terakhir, korban tiak terlihat mandi kembali. Karena curiga itulah, Fauzan kemudian memberitahukan kepada salah satu keluarga korban.
”Fauzan kemudian mendatangi rumah keluarganya yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah kos tersebut agar dilihatnya. Nah, setelah dilihat ternyata korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi,” terang Kapolsek Kota, AKP E Cahyo.
Dia mengatakan, ketika ditemukan diduga korban sudah meninggal dunia dalam 10 hari lebih. Sebab, saat ditemukan korban sudah membusuk dan ada belatungnya. Kulit korban sudah menghitam dan mengeluarkan minyak.
”Untuk memastikan, kami tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban sudah dievakuasi ke rumah sakit daerah Dr Moh Anwar Sumenep untuk diotopsi. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor :
KOMENTAR