BERITAFAJAR.co – Akhirnya, Madura United harus menelan pil pahit di depan ribuan suporter K-Conk mania yang memadati tribun Stadion Gelora ...
BERITAFAJAR.co – Akhirnya, Madura United harus menelan pil pahit di depan ribuan suporter K-Conk mania yang memadati tribun Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Dalam laga lanjutan pekan ke-21 Indonesia Soccer Championship (ISC) ini, Laskar Sapeh Kerap takluk di tangan Sriwijaya FC dengan skor telak 2-5 (0-1).
Atas kemenangan tandang yang diraih, Sriwijaya kini menempati peringkat dua klasemen ISC A dengan mengumpulkan 37 poin, unggul satu poin dari Arema Cronus yang tergeser ke peringkat tiga. Madura United yang memuncaki klasemen hanya unggul tiga poin dari Sriwijaya.
Kemenangan yang diraih Laskar Wong Kito, berkat aksi gemilang Airlangga Sucipto. Pemain nomor punggung 7 ini mencetak hattrick pada menit 26’, 48’, dan 57’. Dua gol lainnya lahir dari kaki Alberto ‘Beto’ Goncalves lewat tendangan pinalti di menit 72’ dan Anis Nabar di babak tambahan waktu di menit 90’+4’.
Sementara, gol-gol Madura United dicetak Elthon Maran pada menit 63' dan Dane Milovanovic di menit 90’+3’.
Menyikapi kekalahan tersebut, pelatih Madura United, Gomes De Olievera mengakui keunggulan tim lawan. Menurutnya, kekalahan kedua kalinya dari Sriwijaya FC bukanlah kehancuran bagi tim kebanggaan warga Madura ini.
"Masih banyak laga yang harus kita lewati. Kekalahan ini adalah pelajaran berharga, pemain Sriwijaya sangat berpengalaman dan berkualitas," ucapnya. (*)
Sumber : TIMESIndonesia
Atas kemenangan tandang yang diraih, Sriwijaya kini menempati peringkat dua klasemen ISC A dengan mengumpulkan 37 poin, unggul satu poin dari Arema Cronus yang tergeser ke peringkat tiga. Madura United yang memuncaki klasemen hanya unggul tiga poin dari Sriwijaya.
Kemenangan yang diraih Laskar Wong Kito, berkat aksi gemilang Airlangga Sucipto. Pemain nomor punggung 7 ini mencetak hattrick pada menit 26’, 48’, dan 57’. Dua gol lainnya lahir dari kaki Alberto ‘Beto’ Goncalves lewat tendangan pinalti di menit 72’ dan Anis Nabar di babak tambahan waktu di menit 90’+4’.
Sementara, gol-gol Madura United dicetak Elthon Maran pada menit 63' dan Dane Milovanovic di menit 90’+3’.
Menyikapi kekalahan tersebut, pelatih Madura United, Gomes De Olievera mengakui keunggulan tim lawan. Menurutnya, kekalahan kedua kalinya dari Sriwijaya FC bukanlah kehancuran bagi tim kebanggaan warga Madura ini.
"Masih banyak laga yang harus kita lewati. Kekalahan ini adalah pelajaran berharga, pemain Sriwijaya sangat berpengalaman dan berkualitas," ucapnya. (*)
Sumber : TIMESIndonesia
KOMENTAR