BERITAFAJAR.co – Berdasarkan hasil pendataan dari BPMP-KB Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bahwa laporan Surat Jawaban Penggunaan (SP...
BERITAFAJAR.co – Berdasarkan hasil pendataan dari BPMP-KB Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bahwa laporan Surat Jawaban Penggunaan (SPJ) Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama 2016 hanya 50 desa yang menyetorkan LPJ, dari dari 330 Desa di Sumenep.
Kepala Badan Perencanaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni mengatakan, sampai saat sekarang masih 50 desa baik daratan maupun kepulauan telah menyetorkan SPJ DD dan ADD tahap pertama tahun 2016.
”Pada pertengahan bulan ini, SPJ diharuskan rampung semua. Padahal, kami sudah menghimbau bahwa bulan Agustus kemarin, semestinya sudah rampung semua" ujarnya, Jumat (09/09/2016).
Terkait itu, dalam waktu dekat akan melakukan rapat dengan camat dan sekretaris daerah (Sekda). Namun, jika nanti sampai pertengahan bulan September tidak selesai, maka pencairan tahap kedua, dipastikan akan terlamabat.
"Kami harus memaksa melalui rapat dengan camat dan Sekda jika agar tidak molor lagi karena akhir September sudah pencairan,"jelasnya.
Dikatakan, jika pada akhir September masih ada desa yang belum rampung SPJ-nya, maka desa tersebut tidak dapat menerima DD dan ADD tahap kedua. Namun, dia akan tetap mengupayakan agar SPJ semua desa bisa rapung pada pertengahan sebtember ini.
"Kami akan mengupayakan agar semua desa secepatnya bisa menyetorkan SPJ DD dan ADD pada pertemgahan semtember ini"
Diketahui, Pencairain DD dan ADD tahap Ke II, di Kabupaten Sumenep dari Aagustus sampai akhir September 2016. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Kepala Badan Perencanaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni mengatakan, sampai saat sekarang masih 50 desa baik daratan maupun kepulauan telah menyetorkan SPJ DD dan ADD tahap pertama tahun 2016.
”Pada pertengahan bulan ini, SPJ diharuskan rampung semua. Padahal, kami sudah menghimbau bahwa bulan Agustus kemarin, semestinya sudah rampung semua" ujarnya, Jumat (09/09/2016).
Terkait itu, dalam waktu dekat akan melakukan rapat dengan camat dan sekretaris daerah (Sekda). Namun, jika nanti sampai pertengahan bulan September tidak selesai, maka pencairan tahap kedua, dipastikan akan terlamabat.
"Kami harus memaksa melalui rapat dengan camat dan Sekda jika agar tidak molor lagi karena akhir September sudah pencairan,"jelasnya.
Dikatakan, jika pada akhir September masih ada desa yang belum rampung SPJ-nya, maka desa tersebut tidak dapat menerima DD dan ADD tahap kedua. Namun, dia akan tetap mengupayakan agar SPJ semua desa bisa rapung pada pertengahan sebtember ini.
"Kami akan mengupayakan agar semua desa secepatnya bisa menyetorkan SPJ DD dan ADD pada pertemgahan semtember ini"
Diketahui, Pencairain DD dan ADD tahap Ke II, di Kabupaten Sumenep dari Aagustus sampai akhir September 2016. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR