BERITAFAJAR.co - PT. Bintang Toedjo area Madura yang terletak di perumahan graha kencana blok HH no 11 akhir akhir ini diterpa kabar tak ...
BERITAFAJAR.co - PT. Bintang Toedjo area Madura yang terletak di perumahan graha kencana blok HH no 11 akhir akhir ini diterpa kabar tak sedap. Pasalnya, PT. Bintang Toedjoe area Madura tersebut diduga tidak memberikan hak karyawanya.
Hal tersebut seiring adanya sekelompok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang melakukan audensi ke kantor Dinsosnaketrans Pamkeasan. Arif Handayani, kepala Dinsosnaketrans Pamekasan membenarkan, ada salah satu LSM yang mendatangi kantornya guna mengawasi PT. Bintang toedjo area Madura.
"Iya benar, ada LSM yang datang ke kami kemarin, katanya PT. Bintang Toedjo area Madura telah melakukan penunggakan gaji karyawanya " ungkapnya.
Tidak hanya itu, menurut Arif Handayani LSM tersebut juga membeberkan terkait mobil perusahaan yang digadaikan oleh supervisornya.
"Yang dipermasalahkan bulan hanya tunggakan gaji, tapi LSM tersebut juga memberi tahu kami (Dinsosnaketrans. Red) bahwa supervisornya telah menggadaikan mobil perusahaan ", pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Yudi Braman Saputra Supervisor PT. Bintang Toedjoe area Madura mengatakan, pihaknya selama ini tidak pernah melakukan penunggakan gaji karyawanya. Kendati ada yang belum terbayarkan, itupun masih ada kendala dalam pelengkapan berkas-berkas yang harus dipenuhi ke perusahaan.
"Jujur kami tidak tahu mas, siapa karyawan saya yang belum dibayar. sejauh ini, jika memang belum dibayar itupun karena yang bersangkutan masih belum melengkapi berkas-berkasnya. Dan sudah saya jelaskan pada yang bersangkutan ", tuturnya.
Sedagkan untuk dugaan mobil perusahaan yang digadaikan oleh supervisor PT. Bintang Toedjoe area madura. Yudi Braman Saputra membantah keras adanya pegadaian mobil tersebut.
Menurutnya saat ini mobil PT. Bintang Toedjo area madura masih lengkap dengan jumlah 3 unit.
" itu tidak benar mas, mobil kami masih lengkap ada 3, ada 2 mobil bermerk Daihatsu Grand Max yang biasa digunakan sebagai mobil operasional Marketing promotion representatif (MPR), dan yang satu lagi mobil operasional supervisor bermerk toyota avanza " pungkasnya.
Lebih lanjut yudi berharap, agar karyawan yang merasa gajinya belum terpenuhi, untuk segera datang langsung ke kantor dan melengkapi berkas yang vutuhkan lerusahaan. (*)
Pewarta : Adarori
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR