BERITAFAJAR.CO – Korban kapal tenggelam di Johor Malaysia asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bertambah. Jika sebelumnya, hanya terd...
BERITAFAJAR.CO – Korban kapal tenggelam di Johor Malaysia asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bertambah. Jika sebelumnya, hanya terdata hanya satu orang kini bertambah lagi, keseluruhan mencapai dua orang.
Dua jenazah TKI asal Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean diperkirakan akan tiba di pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur pada pukul 02.00 WIB, Jumat (29/7/2016) dini hari nanti.
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Sumenep, Sukirman mengatakan, sesuai dengan informasi yang diterimanya, sekitar pukul 21.00 WIB tiba di Bandara Juanda Surabaya.
”Setelah tiba, informasinya kemudian langsung di berangkatkan ke pelabuhan Kalianget Sumenep, untuk dibawa ke kampung halamannya di pulau Kangean Sumenep,” tandas Sukirman, kepada wartawan di Sumenep. Kamis (28/7/2016).
Lebih jauh dia mengatakan, Disnakertrans Sumenep, tidak membiarkan begitu saja terhadap TKI meninggal dunia. Tetapi, memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta kepada TKI meninggal dunia.
”Sedangkan biaya pemulangan jenazah hingga kampung halaman, secara keseluruhan sudah ditanggung Pemprov Jawa Timur. Tapi, kami tetap memberikan bantuan kepada para korban meninggal dunia dalam kecelakaan kapal tersebut,” tandasnya.
Sekedar diketahui, satu jenazah TKI telah tiba di Sumenep, atas nama Rusida (28), warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean). Jenazah itu, telah dipulangkan ke kampung halamannya dengan menggunakan perahu kayu pada pukul 03.05 WIB pada Kamis (28/7/2016) dini hari. (*)
Pewarta : Ahmadi
Dua jenazah TKI asal Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean diperkirakan akan tiba di pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur pada pukul 02.00 WIB, Jumat (29/7/2016) dini hari nanti.
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Sumenep, Sukirman mengatakan, sesuai dengan informasi yang diterimanya, sekitar pukul 21.00 WIB tiba di Bandara Juanda Surabaya.
”Setelah tiba, informasinya kemudian langsung di berangkatkan ke pelabuhan Kalianget Sumenep, untuk dibawa ke kampung halamannya di pulau Kangean Sumenep,” tandas Sukirman, kepada wartawan di Sumenep. Kamis (28/7/2016).
Lebih jauh dia mengatakan, Disnakertrans Sumenep, tidak membiarkan begitu saja terhadap TKI meninggal dunia. Tetapi, memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1 juta kepada TKI meninggal dunia.
”Sedangkan biaya pemulangan jenazah hingga kampung halaman, secara keseluruhan sudah ditanggung Pemprov Jawa Timur. Tapi, kami tetap memberikan bantuan kepada para korban meninggal dunia dalam kecelakaan kapal tersebut,” tandasnya.
Sekedar diketahui, satu jenazah TKI telah tiba di Sumenep, atas nama Rusida (28), warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean). Jenazah itu, telah dipulangkan ke kampung halamannya dengan menggunakan perahu kayu pada pukul 03.05 WIB pada Kamis (28/7/2016) dini hari. (*)
Pewarta : Ahmadi
KOMENTAR