SUMENEP (BeritaFajar.Co) – Ketika menelusuri rumah-rumah warga di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak pernah ditem...
SUMENEP (BeritaFajar.Co) – Ketika menelusuri rumah-rumah warga di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak pernah ditemukan kotoran sapi berceeran di jalanan. Padahal, rata-rata warga di daerah itu memiliki atau beternak sapi.
Jika pertama kali ke pulau yang dikenal sebagai Pulau Sapi ini, pasti tidak akan menyangka bahwa di sinilah tempat populasi sapi terbesar dan terpesat di dunia. Maklum, warga barangkali tetap menjaga kebersersihan lingkungan. Bahkan, bau kotoran sapi pun nyaris tidak tercium sama sekali.
Berdasarkan data dari Dinas Peternakan (Dispeternak) Kabupaten Sumenep, pada Triwulan II Tahun 2015, populasi sapi di Kepulauan Sapudi mencapai 44.190 ekor. Ini menunjukkan bahwa Populasi Sapi di wilayah tersebut terbesar dan terpesat di Indonesia bahkan dunia.
Salah satu warga setempat, Bisri Rasyidi membenarkan jika di pulau Sapudi menjadi pusat sapi di Madura. Selain kualitas sapi terbaik, populasi sapi dipastikan memang sanga pesat. Padahal, setiap minggu rata-rata lebih dari 300 sapi di kirim ke luar pulau Sapudi.
”Masing-masing keluarga di sini (Sapudi, Red) menimal memiliki satu pasang sapi. Bahkan, ada yang memiliki hingga dua pasang atau empat ekor sapi. Jika bisa dibayangkan jika ada penduduk 50 ribu jiwa dan masing-masing memiliki satu sapi saja,” cerita Bisri Syamsuri.
Padahal, lanjutnya, perawatan sapi di wilayah tersebut tidak jauh berbeda dengan wilayah darata. Ketika musim kemarau, apapun yang bisa dijadikan makanan sapi, diberikan. Namun, kondisi tersebut tidak mempengaruhi populasi sapi di daerah tersebut. (*)
KOMENTAR