Foto: wabup sumenep. Ach. Fauzi saat main catur, saat lomba catur sejawa timur
BERITAFAJAR.CO - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Semakin gencar memperkenalkan potensi wisata, terbukti pada ivent 'Kejuaraan Provinsi Catur ke 51 Tahun se Jawa Timur' di gedung Adi Poday, Kamis (5/7/2018). dikuti oleh 714 atlite.
Acara Kajurprov Catur ke 52 itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.
Pembukaan lomba catur tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep dengan didampingi pelaksana harian Pengprov Marhaen Junaidi, Sekdakab Edy Rasiyadi, Kapolres, Kajari, Dandim 0827, Ketua PN dan sejumlah pejabat Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sumenep.
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi berharap pemain catur yang berlaga kali ini untuk bermain sportif dan menunjukkan profesionalisme dalam bermain.
"Tunjukkan sportifitas dan profesionalisme agar menjadi pecatur yang profesional dan menjadi grand master," ucap Wabup.
Bahkan, harapan itu juga ditujukan untuk kontingin Kabupaten Sumenep. Agar Kabupaten Sumenep menjadi tuan rumah yang terbaik.
Dalam olah raga catur menurut Politisi PDIP itu tidak membutuhkan dana besar, cukup membeli papan catur dan isinya itu sudah cukup, namun saat bermain, pikiran terus berpikir, sehingga hal itu membuat atlite cerdas.
"Dan Insyallah akan mencegah kepikunan ketika tua nanti," imbuhnya.
Kejuaraan Provinsi catur tersebut dikuti oleh 714 atlite dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Semua atlite tersebut merupakan putra terbaik dari setiap daerah.
Dalam kejuraan provinsi catur ke 51 tersebut tersebut terbagi antara Junior dan Seneor.
Sementara, Pelaksana Harian Pengprov Percasi Jatim Marhaen Junaidi menjelaskan bahwa atlet yang akan bertanding ini merupakan pemenang kompetesi di Kabupatennya. Sehingga, mampu bertanding dengan baik.
“Ini mewakili semua Kabupaten/Kota di Jatim,” katanya.
Menurutnya, juara dari pertandingan ini akan menjadi perwakilan Jatim di tingkat Nasional. Bahkan, tahun lalu Jatim menjadi juara umum di Kejurnas.
“Ini menandakan prestasi yang luar biasa. Bahkan, nanti bisa mewakili PON pada 2020 mendatang di Papua,” pungkasnya. (di/ibn).

KOMENTAR