Foto: bupati sumenep. busyro karim saat melukis diatas kamvas
BERITAFAJAR.CO - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar 'Pameran Lukisan Pesona Indonesia dalam rangka Visit Sumenep 2018' di Gedung Adipoday, Selasa (1/5/2018).
Bupati Sumenep, A Busyo Karim mengatakan bahwa Kabupaten Sumenep sendiri dianugerahi dengan potensi luar biasa. Banyak anugerah alam dan sejarah yang bisa memanjakan daya dan imajinasi seni, khususnya bagi para pelukis.
"Sebut saja ada Keraton Sumenep, Mesjid Jamik Sumenep, Museum Sumenep, Asta Tinggi, maupun potensi alam yang begitu luar biasa yang bertebaran di Kabupaten Sumenep. Karena itulah, potensi nusantara dan Sumenep sangat relevan divisualisasikan lewat coretan diatas kanvas para pelukis," terangnya.
Pameran lukisan Pesona Indonesia ini, menurut Busyro bisa menginspirasi, guna memicu dan memacu semangat memperkuat kecintaan kepada potensi bangsa.
"Sebab, tantangan ke depan semakin berat. Tanpa optimisme dan tanpa kreativitas yang tinggi, bangsa ini akan digulung oleh arus sejarah," imbuhnya.
Mantan Ketua DPRD Sumenep dua pereode tersebut menambahkan, seni lukis membutuhkan kekuatan imajinasi dan daya nalar yang kuat, sehingga tidak semua orang bisa berkreasi dan berkarya melalui lukisan.
"Hal ini bisa dibilang lebih sulit dibandingkan dengan profesi seni lainnya. karena itu, dibutuhkan daya imajinasi, pengalaman ekstra dan skill yang terlatih guna menghasilkan lukisan bernilai seni tinggi," sambungnya.
Menurutnya, lukisan yang berkualitas, tidak hanya dilihat dari sisi estetikanya semata, tetapi mengandung pesan-pesan yang begitu mendalam, yang menjadikan lukisan tersebut begitu berharga.
"Momentum hari ini adalah investasi memupuk kekuatan seni di Sumenep. Kita memang harus memberi kebebasan ekspresi dan ruang kreatif seluas-luasnya bagi para pegiat seni lukis di Kabupaten Sumenep. Dengan diselenggarakannya pameran lukisan ini, anak-anak muda di Sumenep bisa terinspirasi menyalurkan bakatnya di bidang seni lukis, sehingga akan lahir pelukis-pelukis seperti Raden Saleh, Afandi dan Basuki Abdullah yang telah menjadi legenda Lukis Indonesia," tuturnya.
Pihaknya berharap melalui pameran lukisan hari ini tidak hanya berdampak peningkatan kualifikasi karya seni, aktivitas pameran, namun juga membawa pengaruh positif terhadap pengembangan budaya, pariwisata, pendidikan, serta perekonomian masyarakat Sumenep. Dan yang lebih penting, menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan budaya masyarakat serta menjadi bagian dari kekuatan mempertahankan nkri.
"Pemerintah Kabupaten Sumenep akan menyambut baik, para pelukis dari Sumenep maupun dari luar Sumenep mempopulerkan potensi Sumenep melalui karya-karya seni," pungkasnya. (di/ibn).

KOMENTAR