body { font: normal normal 12px 'Roboto', sans-serif; color: #000000; background: #FFF none repeat scroll top left; } .header-button { display: block; height: 60px; line-height: 60px; background: #010048; }

$show=home

Festival Batik Kehilangan Akar Budaya dan Historisitas Religius

Pelaksanaan Sumenep Batik Festival Fashion On The Street di depan Masjid Agung Sumenep.


BERITAFAJAR.CO - Sebagai seni pertunjukan, Festival Batik Batik Festival Fashion On The Street ini cukup artistik dan mampu membangun imaginasi fantastis.

Tentu gaya dan tampilan semacam ini lahir dari sebuah gagasan uporia untuk menghadirkan sensasi-sensasi.

Di panggung metropolis, hal menampilkan sesuatu secara vulga tidak akan berarti apa-apa. Apalagi erotisme tubuh bukan sesuatu yang langka.

Namun penggagas tampilan promosi batik ini seperti kehilangan akar budaya dan historisitasnya sebagai wilayah religius.

Vulgarisasi menjadi tidak etis karena selalu mengajak fikiran dan dunia hayal kita untuk diserahkan kepada kekuasaan birahi.

Seharusnya seorang pemangku kebijakan yang mendapat kewenangan untuk merancang nalar wisata, mampu berfikir ontologis, cerdas dan kreatif. Bukan sekedar menampilkan style normatif dan lumrah ada di mana-mana.

Tidak mudah memang, gelaran festival sulit dikontrol secara manual. Karya seni sering menggelitik. Bahkan dalam pandangan seni pragmatis, tampilan adalah satu-satunya nilai dan pesan yang hendak disampaikan kepada publik.

Mereka lupa bahwa semakin rapi seorang seniman dalam menyembunyikan makna, semakin tinggi pula kwalitas karyanya.

Namun semua (terkait event promosi batik) bisa terkendali jika mindset awal secara komprehenship sadar dan berniat menjaga keutuhan culturset yang ada. (*)

Penulis Ajimudin, Pengamat Budaya, catatan mantan aktivis PMII ini terkait dengan Festival Batik Sumenep yang dinilai mengumbar aurat. 


KOMENTAR

Name

Headline,974,Hikmah,133,Hukum & Kriminal,118,Hukum amp; Kriminal,161,Internasional,26,Kesehatan,50,Madura,123,Nasional,239,Olahraga,46,Pemerintahan,515,Pendidikan,292,Peristiwa,673,Politik,171,Ramadhan,8,Regional,88,Teknologi,43,Wisata,39,
ltr
item
BERITAFAJAR.CO: Festival Batik Kehilangan Akar Budaya dan Historisitas Religius
Festival Batik Kehilangan Akar Budaya dan Historisitas Religius
Pelaksanaan Sumenep Batik Festival Fashion On The Street di depan Masjid Agung Sumenep.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuEdeUaUNWB-Vof-OBfp7ySCwBttRt_ShFLkulVqMdvudGwatgEp6rg6p-ahTjNkok0G3jM9hykiumTpRKkgjSMuFtfWJUU4j04e-h_9YzZtzpAP78MXfm8323NmFp9Gf5ij8GlWnUt6bL/s640/WhatsApp+Image+2017-12-09+at+14.11.34.jpeg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuEdeUaUNWB-Vof-OBfp7ySCwBttRt_ShFLkulVqMdvudGwatgEp6rg6p-ahTjNkok0G3jM9hykiumTpRKkgjSMuFtfWJUU4j04e-h_9YzZtzpAP78MXfm8323NmFp9Gf5ij8GlWnUt6bL/s72-c/WhatsApp+Image+2017-12-09+at+14.11.34.jpeg
BERITAFAJAR.CO
https://beritafajarid.blogspot.com/2017/12/festival-batik-kehilangan-akar-budaya-dan-historisitas-religius.html
https://beritafajarid.blogspot.com/
https://beritafajarid.blogspot.com/
https://beritafajarid.blogspot.com/2017/12/festival-batik-kehilangan-akar-budaya-dan-historisitas-religius.html
true
7048981456069747034
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy