Fathur Rasidi (18) asal Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep, terbujur kaku di Puskesmas. (Foto Ahmadi / Berita Fajar)
BERITAFAJAR.CO - Seorang pelajar, Fathur Rasidi (18) asal Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas setelah menyerunduk kendaraan milik salah salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Jalan Desa Talang Kecamatan Saronggi, tepatnya di KM-12 Kamis, (16/11/2017).
Fathur
Rasidi, mengalami luka parah di bagian
kepalanya. Saat di lokasi kejadian, darah
terus keluar dari bagian kepalanya. Korban sempat dirawat
petugas medis di Puskesmas Saronggi.
Namun, tak lama kemudian meninggal dunia di Puskesmas.
Kasubag
Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi
mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa naas itu
bermula dari motor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi M 3273 VL melaju dari
arah timur dengan kecepatan sedang.
Kemudian
motor yang dikendarai oleh Ahmad Hodri (49) seorang pegawai negeri sipil (PNS)
asal Dusun Kolla, Desa Kebundadap Barat, Kecamatan Saronggi, tiba-tiba belok ke
arah utara menuju jalan desa.
Namun,
tidak disadari diwaktu yang bersamaan, dari arah yang sama melaju motor Honda
Supra X 125 dengan nomor polisi M 6652 VB, yang dikendarai Masnin (18 ),
seorang pelajar asal Dusun Nonggunong, Desa Tanjung Kecamatan Saronggi. Saat
itu motor yang dikemdarai Masnin membonceng Fathur Rasidi.
Karena
motor yang dikendarai Masnin tidak mampu dikendalikan, maka menabrak motor yang
dikendari oleh Ahmad Hodri. Setelah menabrak, Fathur Rasidi langsung terpental
dan jatuh ke aspal.
Saat ini
kedua pengemudi menjalani perawatan medis di Puskesmas Saronggi. Sementara
korban langsung dibawa keluarganya untuk dikebumikan. "Kedua pengemudi
hanya luka ringan," jelas Suwardi.
Kerugian
material akibat kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp1 juta. "Kasus ini
ditangani oleh Satlantas," tegas mantan Kapolsek Kalianget itu. (di/ibn)

KOMENTAR