BERITAFAJAR.CO - Memaknai tahun baru Islam tidak hanya sekedar dirayakan dengan aktivitas atau tradisi budaya tahunan sematan . Tetapi ...
BERITAFAJAR.CO - Memaknai
tahun baru Islam tidak hanya sekedar dirayakan dengan aktivitas atau tradisi budaya tahunan sematan. Tetapi yang lebih penting, mengambil hikmah dari perjuangan Nabi Muhammad SAW, saat
hijrah dari Mekah menuju Madinah, dengan misi syiar Islam.
Rosulullah, sang panutan umat, mempertaruhkan jiwa raga hingga nyawa demi menanamkan nilai-nilai perubahan dari masyarakat jahiliyah
menuju kehidupan yang terang benderang dengan
adanya Agama Islam.
Dengan
begitu Rosullah sukses dan mampu mengubah tatanan kehidupan sosial yang saat
itu carut marut, ke kehidupan sosial yang islami. Yaitu terwujudnya kehidupan
sosial yang memanusiakan manusia , mengangkat harkat martabat manusia dan
menjunjung tinggi kaum perempuan yang kala itu sangat termarjinalkan.
Maka
dari itu, Memaknai Kata hijrah harus secara komprehensif, sebab secara bahasa
artinya berpindah. Berarti upaya perubahan nasib manusia. Semangat untuk tidak
diam dan selalu berusaha mencapai cita-cita. Mencoba melakukan lompatan untuk
perubahan yang lebih baik. Sekalipun ikhtiar tersebut berat, berisiko, dan
harus meninggalkan kebiasaan lama yang mungkin berat.
Makna
tahun baru Islam yang pertama adalah mengingatkan kembali pada peristiwa hijrah
sehingga meningkatkan kepercayaan kaum muslim akan kebenaran ideologi dan
aqidah yang dianut. Tidak mempedulikan segala macam gangguan yang bertujuan
menggoda iman. Saat itu Rasulullah saw. sangat percaya akan kesuksesan hijrah,
dakwah dan sampainya beliau di hadapan para sahabatnya di Madinah, meskipun
beliau akan melalui ancaman dan kesulitan besar dalam perjalanannya.
Makna
tahun baru Islam yang kedua adalah mengenalkan kepada generasi muda akan momen
kepahlawan dari generasi muda sahabat dalam momen hijrah dan sejarah Islam.
Perjuangan yang dilakukan Rasul dan para sahabatnya selama melakukan perjalanan
itulah yang menjadi makna tahun baru Islam hendaknya diresapi betul agar
perjalanan penuh pengorbanan itu sendiri menjadi sebuah pelajaran hidup bagi
umat manusia.
Makna
tahun baru Islam yang ketiga adalah menegaskan kembali pentingnya menerapkan
akhlak mulia dalam kehidupan yang bersumber dari Al Quran. Hijrah dari suka
minum minuman keras ke arah meninggalkan minum alkohol. Hijrah dari perbuatan
judi ke arah meninggalkan main judi. Hijrah dari kebiasaan sering berzina ke
arah meninggalkan zina. Hijrah dari perbuatan mencuri dan korupsi ke arah
meninggalkan pencurian. Hijrah dari suka memakai narkoba ke arah meninggalkan
narkoba. Intinya meninggalkan kebiasaan melanggar larangan-Nya menjadi taat
melaksanakan perintah Allah Taala.
Menurut
hemat penulis memaknai tentang tahun
baru Islam, sejarah dan maknanya, yang jatuh pada tanggal 1 Muharram merupakan
satu dari empat bulan haram dalam kalender Hijriyah. Maka sudah sepantasnya
umat muslim di seluruh penjuru dunia untuk berbenah diri menjadi manusia yang
lebih baik lagi dari tahun sebelumnya..wallhualam.
Penulis adalah Ahmad Sa'ie (Mahasiswa Pascasarjana STAIN Pamekasan)

KOMENTAR