Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim (kiri) dan Sekda Sumenep, Hadi Soetarto. (foto ist)
BERITAFAJAR.CO - Kabar
kepastian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hadi
Soetarto telah memudurkan diri dan bahkan tidak kembali ngantor terhitung sejak
hari ini, Rabu (12/7/2017), tersebar luas ke khayak public mulai kemarin sore,
Selasa (11/7/2017).
Publik pun menjadi kaget.
Sebab, tidak ada alasan krusial, tiba-tiba tersebar dengan sangat cepat di
berbagai group whatshap dan media sosial lain tentang mundurnya Sekda. Jabatan sekda
merupakan jabatan paling bergengsi di tingkat kabupaten. Publik pun benar-benar
menjadi kaget dan kaget. Apalagi, kabar duka tersebut ditulis di salah satu
media online Mata Madura News.
Secara mengejutkan, kata
media tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Hadi Soetarto mengundurkan
diri sebagai Sekda Sumenep. Terhitung, sejak Rabu (12/7/2017), Sekda
Atok-panggilan akrabnya-sudah tidak lagi ngantor di Pemkab Sumenep.
Mata Madura News, memperkuat
lead beritanya dengan menyebutkan bahwa, pengunduran Sekda Sumenep ini menjadi
kabar duka bagi sebagian PNS di lingkungan Pemkab Sumenep. Bahkan, lanjut media
itu, Sekda Atok telah berpamitan ke sejumlah PNS di lingkungan Sekretaris
Daerah sejak Selasa siang.
Seakan menjadi nyata soal
pemunduran diri Sekda, dengan menyebut bahwa ada pejabat yang menangis saat
Sekda Atok berpamitan dan memohon maaf ke sejumlah PNS. Berita berjudul Mengejutkan,Sekda Sumenep Mengundurkan Diri yang ditulis Hambali Rasidi pun
banyak diburu pembaca. Meski berita tersebut tidak ada konfirmasi secara langsung dari sumber
primer, namun tetap menjadi konsumsi publik
ketika malam hari (Selasa Malam) di publish.
Keesokan harinya, Rabu, publik
kembali dikejudkan dengan berita bantahan terhadap kabar soal Sekda memudurkan
diri itu ditulis dua media online yakni Koran Madura dan Portal Madura. Berdasarkan
penelusuran di media online, Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim membantah kabar
sebagaimana ditulis oleh Mata Madura News.
Bupati Sumenep, A. Busyro
Karim mengatakan, sampai sekarang Sekda Sumenep tetap Hadi Seotarto. ”Tidak
benar kabar itu. Gak benar itu,” kata Bupati ketika ditemui usai menghadiri
Diklatpim IV di SKD, Kecamatan Batuan, Selasa, (12/7/2017).
Bantahan mantan Ketua DPRD
Sumenep dua periode itu, semakin kuat bahwa saat ini masih masa persiapan
pensiun (MPP). ”Sedang diurus MPP-nya, Pak. Tidak benar yang menulis itu. Catat
itu,” demikian bantahan A Busyro Karim sebagaimana ditulis Media Koran Madura
dengan judul Bupati Sumenep Bantah Sekda Mengundurkan Diri dan ditulis
oleh jurnalis Fathol Alif.
[next]
Bantahan Bupati Sumenep A Busyro Karim, semakin dikokohkan dengan tulisan salah satu wartawan atas nama Arifin di media oline Portal Madura. Dalam berita berjudul DikabarkanMengundurkan Diri, Sekda Sumenep Terlihat Ngantor mengabarkan tentang Sekda Sumenep Hadi Soetarto yang telihat ngantor dan bahkan masih wawancara dengan wartawan di ruang kerjanya serta tetap menggunakan mobil dinas bernopol M 1796 BS.
Bantahan Bupati Sumenep A Busyro Karim, semakin dikokohkan dengan tulisan salah satu wartawan atas nama Arifin di media oline Portal Madura. Dalam berita berjudul DikabarkanMengundurkan Diri, Sekda Sumenep Terlihat Ngantor mengabarkan tentang Sekda Sumenep Hadi Soetarto yang telihat ngantor dan bahkan masih wawancara dengan wartawan di ruang kerjanya serta tetap menggunakan mobil dinas bernopol M 1796 BS.
Ketika ditemui di ruangan
kerjanya, lanjut media Portal Madura, Sekda tidak mau berkomentar saat ditanya
soal pengunduran dirinya. Bahkan, lelaki kelahiran Pamekasan itu menjawab
pertanyaan awak media hanya dengan tertawa.
”Sudah saya tidak mau
komentar. Tanya saja pada yang memberi informasi sebelumnya, jangan tanya ke
saya,” jawab Sekda sambil tertawa, Rabu (12/7/2017).
Ketika disinggung soal
pembahasan KUA PPAS 2018, Sekda pun meminta agar ditanyakan langsung ke Bappeda.
”Kalau itu (KUA PPAS 2018, red) langsung tanyakan ke Bappeda ya,” ujarnya
kepada Portal Madura. (redaksi)

KOMENTAR