Warga bergelantungan di dalam kapal DBS 1 Ketika menuju ke pulau Kangean Sumenep. (foto ist)
BERITAFAJAR.CO - Salah satu Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) 1 jurusan Pelabuhan
Kalianget-Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami kelebihan
muatan (overload).
Kapal
Dharma Bahari Sumekar (DBS) 1, sedianya berangkat sekitar jam 06.00 WIB Selasa
(20/6) pagi dengan mengangkut kurang lebih 400 sampai 600 penumpang. Membludaknya penumpang, lantaran jadwal mudik gratis yang
tidak jelas. Jadwal mudik yang sedianya dimulai Senin (19/6) kemarin harus
diundur.
Penyebabnya,
KM Express Bahari 9C tidak dapat beroperasi karena masih dalam perbaikan pasca
mengalami kandas di perairan Raas beberapa hari lalu. Sehingga para pemudik
yang sudah terlanjur datang ke Pelabuhan Kalianget memilih kapal reguler untuk
pulang ke kampung halamannya.
“Akibat
gagalnya keberangkatan kapal mudik gratis, terpaksa kami menampung para
penumpang,” ujar Manajer Operasional KM Dharma Bakti Sumekar Bambang Suprio,
Selasa (20/6).
Pihaknya
menjelaskan, jika dalam kondisi normal jumlah penumpang hanya 250 orang, tapi
sekarang pihaknya terpaksa harus mengangkut sekitar 400 orang penumpang.
“Memang
melebihi kapasitas, tapi masih dalam tahap kewajaran dan kapal kami tetap
berlayar untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik,” ujarnya.
Sementara, Kepala Syahbandar Pelabuhan
Kalianget, Mohammad Iksan juga mengakui, bahwa keberangkatan Kapal DBS 1 memang
over kapasitas, tetapi pihaknya mengeluarkan izin berlayar agar para penumpang
bisa sampai ke Pulau Kangean.
“Selama
masih dalam tahap kewajaran, kami berikan izin kapal DBS 1 berlayar. Memang ada
pertimbangan dalam pemberian izin berlayar kapal tersebut, diantaranya takut
terjadi aksi yang tidak diinginkan dari para penumpang yang tidak terangkut,”
tandasnya. (zai/SIN)

KOMENTAR