BERITAFAJAR.co - Maraknya isu jamaah umroh yang diduga diterlantarkan Biro Umroh First Travel, mendapat perhatian Kantor Kementrian Ag...
BERITAFAJAR.co - Maraknya isu
jamaah umroh yang diduga diterlantarkan Biro Umroh First Travel, mendapat
perhatian Kantor Kementrian Agama Sumenep Jawa Timur. Sebab, sejak setahun
terakhir, agen Umrah First Travel jarang melaporkan jumlah jamaah umrah yang
diberangkatkan ke tanah suci Mekah.
Selain itu, jamaah umroh yang
berangkat dari agen umrah first travel, juga banyak yang tidak meminta
rekomendasi di kemenag, sebagai syarat penerbitan paspor umrah dan haji.
Kasi Haji dan Umroh, Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Rifa’i Hasyim mengatakan, sejauh ini biaya
murah oleh first travel terbilang janggal karena dinilai sangat murah dan tidak
sebanding dengan biaya yang sebenarnya.
”Perlu dipertanyakan
kejelasannya. Apalagi sejauh ini, tidak pernah melakukan laporan maupun
rekomendasi dari Kemenag Sumenep. Kami berharap, masyarakat agar tidak mudah
terpancing ajakan sebuah agen perjalanan umrah, bila biaya yang ditawarkan jauh
dibawah harga standar agen perjalanan lainnya,” terangnya.
Hingga saat ini, Kemenag
Sumenep tidak mengetahui pasti berapa jumlah jamaah umrah asal Sumenep yang
ikut ditelantarkan First Travel di Jakarta. (*)
Pewarta : Ibnu Toha

KOMENTAR