BERITAFAJAR.co - Program Visite 2018 yang dicanangkan oleh pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terkendala dengan Pembangunan ...
BERITAFAJAR.co - Program Visite 2018 yang dicanangkan oleh pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terkendala dengan Pembangunan infrastruktur jalan yang mengalami banyak kerusakan.
Sebab, pada tahun 2017, pembangunan infrastruktur jalan dari 38 Kabupaten atau Kota di Provinsi Jawa Timur, Sumenep berada di urut 37. Artinya Kabupaten Sumenep berada ditingkat kedua terjelek setelah Kabupaten Trenggalek.
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi membenarkan kondisi pembangunan jalan masih berada ditingkat yang memprihatinkan.
"Pembangunan infrastruktur jalan yang jelek, Sumenep itu berada diperingkat kedua setelah Kabupaten Trenggalek" ujarnya.
Pembangunan Infrastruktur jalan adalah tolak ukur dari kemajuan daerah, karena beberapa sisi baik kemajuan perekonomian dan pendidikan akan mengalami stanksi ketika pembangunan jalan mengalami kerusakan.
Dijelaskan, pihaknya meminta kepada Dinas PU Marga untuk lebih maksimal lagi dalam perbaikan jalan-jalan yang sudah mengalami kerusakan. Terutama, lanjutnya, beberapa jalan yang menuju tempat wisata banyak mengalami kerusakan, jadi untuk Dinas terkait untuk lebih maksimal dalam perbaikan jalan yang rusak, agar bisa mendukung program pemerintah yaitu Visit.
"Jadi hal ini harus ada perhatian, sehingga nantinya Sumenep akan mengalami peningkatan infrastruktur jalan kedepannya" harapnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Sebab, pada tahun 2017, pembangunan infrastruktur jalan dari 38 Kabupaten atau Kota di Provinsi Jawa Timur, Sumenep berada di urut 37. Artinya Kabupaten Sumenep berada ditingkat kedua terjelek setelah Kabupaten Trenggalek.
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi membenarkan kondisi pembangunan jalan masih berada ditingkat yang memprihatinkan.
"Pembangunan infrastruktur jalan yang jelek, Sumenep itu berada diperingkat kedua setelah Kabupaten Trenggalek" ujarnya.
Pembangunan Infrastruktur jalan adalah tolak ukur dari kemajuan daerah, karena beberapa sisi baik kemajuan perekonomian dan pendidikan akan mengalami stanksi ketika pembangunan jalan mengalami kerusakan.
Dijelaskan, pihaknya meminta kepada Dinas PU Marga untuk lebih maksimal lagi dalam perbaikan jalan-jalan yang sudah mengalami kerusakan. Terutama, lanjutnya, beberapa jalan yang menuju tempat wisata banyak mengalami kerusakan, jadi untuk Dinas terkait untuk lebih maksimal dalam perbaikan jalan yang rusak, agar bisa mendukung program pemerintah yaitu Visit.
"Jadi hal ini harus ada perhatian, sehingga nantinya Sumenep akan mengalami peningkatan infrastruktur jalan kedepannya" harapnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR