BERITAFAJAR.co - DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Dewan Pengurus Caba...
BERITAFAJAR.co - DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Dalam SK tersebut tertuang Ketua DPC PPP Pamekasan Mundir Kholil dan Sekretaris Wazirul Jihad.
Demikian ditegaskan Sekretaris DPW PPP Jawa Timur Norman Zein Nahdi. Pria yang akrab disapa Didik ini mengatakan, pasangan Mundir-Wazir sudah pas untuk memimpin PPP Pamekasan. Dua orang tersebut juga dinilai mewakili kepentingan dua kubu.
"Kalau dua kubu bersatu untuk membesarkan PPP Pamekasan, maka PPP di Pamekasan akan semakin kuat," ungkap Zein Nahdi.
Diakui Didik, di daerah memang terjadi faksi-faksi di tubuh partai berlambang Kabah tersebut. Namun untuk menetralisir kepentingan tersebut, maka DPW memutuskan untuk mengakomodir semua pihak. Meskipun terjadi pro kontra atas masuknya Wazir dalam posisi sekretaris, namun hal ini dianggap biasa.
"Ada yang suka dan ada yang tidak itu sudah biasa. Wazirul Jihad sudah cukup mendinamisasi PPP Pamekasan selama satu periode di sekretaris," ujarnya.
Selain itu, komposisi Mundir-Wazir sudah sesuai dengan yang diharapkan Forum Ulama Kabah Madura (FUKM). Dengan SK yang sudah turun tersebut, pihaknya ingin pro kontra segera diakhiri dan fokus kepada konsolidasi partai mulai tingkat DPC sampai DPAC dan Ranting.
"Konsolidasi menjadi agenda yang lebih penting daripada terus menerus pro kontra. Pemenangan Pilkada dan Pemilu harus segera dirumuskan," pungkasnya. (*)
Sumber : TIMESIndonesia
Demikian ditegaskan Sekretaris DPW PPP Jawa Timur Norman Zein Nahdi. Pria yang akrab disapa Didik ini mengatakan, pasangan Mundir-Wazir sudah pas untuk memimpin PPP Pamekasan. Dua orang tersebut juga dinilai mewakili kepentingan dua kubu.
"Kalau dua kubu bersatu untuk membesarkan PPP Pamekasan, maka PPP di Pamekasan akan semakin kuat," ungkap Zein Nahdi.
Diakui Didik, di daerah memang terjadi faksi-faksi di tubuh partai berlambang Kabah tersebut. Namun untuk menetralisir kepentingan tersebut, maka DPW memutuskan untuk mengakomodir semua pihak. Meskipun terjadi pro kontra atas masuknya Wazir dalam posisi sekretaris, namun hal ini dianggap biasa.
"Ada yang suka dan ada yang tidak itu sudah biasa. Wazirul Jihad sudah cukup mendinamisasi PPP Pamekasan selama satu periode di sekretaris," ujarnya.
Selain itu, komposisi Mundir-Wazir sudah sesuai dengan yang diharapkan Forum Ulama Kabah Madura (FUKM). Dengan SK yang sudah turun tersebut, pihaknya ingin pro kontra segera diakhiri dan fokus kepada konsolidasi partai mulai tingkat DPC sampai DPAC dan Ranting.
"Konsolidasi menjadi agenda yang lebih penting daripada terus menerus pro kontra. Pemenangan Pilkada dan Pemilu harus segera dirumuskan," pungkasnya. (*)
Sumber : TIMESIndonesia
KOMENTAR