BERITAFAJAR.co – Jika selama ini, ketika malam tahun baru ramai dengan terompet dan pesta kembang api, tatapi untuk menyambut tahun baru 20...
BERITAFAJAR.co – Jika selama ini, ketika malam tahun baru ramai dengan terompet dan pesta kembang api, tatapi untuk menyambut tahun baru 2017 di Jawa Timur diganti dengan hadrah dan Shalawat Nabi. Bahkan, sebanyak lima ribu hadrah akan gantikan kembang api dalam puncak pesta tahun baru yang akan digelar di Kantor Gubernur Jawa Timur, Sabtu (31/12/2016) malam.
Kepala Biro Administrasi Umum Setdaprov Jawa Timur, Hizbul Wathan mengatakan, hadrah sengaja didatangkan untuk mengubah image pesta tahun baru dari hura-hura menjadi doa bersama.
"Malam pergantian tahun akan diisi sholawat nabi, jadi tidak ada lagi pesta kembang api," kata Hizbul Wathan, Jumat (30/12/2016).
Hizbul Wathan mengatakan, hadrah yang akan didatangkan merupakan gabungan dari hadrah dari seluruh wilayah Jawa Timur yang tergabung dalam Ishari (Ikatan Seni Hadrah Indonesia). Mereka akan tampil di depan kantor gubernur tepatnya di Jalan Pahlawan, Surabaya.
Sebuah panggung raksasa berukuran 20x100 meter juga akan didirikan tepat di Jalan Pahlawan depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Di panggung inilah, malam pergantian tahun baru akan dikemas dengan doa bersama dan sholawatan.
Acara sendiri akan dimulai tepat pukul 21.00 WIB dengan doa bersama yang lantas disusul dengan penampilan lima ribu pemain hadrah. Selanjutnya tepat pukul 23.30, seluruh anggota forum komunikasi pimpinan daerah mulai dari Soekarwo, gubernur; kemudian Saifullah Yusuf, wakil gubernur; lantas Irjen Pol Anton Setiadji, kapolda; kemudian Mayjen TNI I Made Sukadana, panglima kodam, akan masuk panggung untuk mengikuti sholawatan.
"Selanjutnya tepat pukul 00.00 WIB, saat pergantian tahun, jika biasanya para forpimda ini meniup terompet nanti akan diganti menabuh terbang (alat musik untuk hadrah)," ujar Hizbul Wathan.
Hizbul mengatakan, peniadaan pesta kembang api dilakukan sesuai permintaan dari Gubernur Jawa Timur. Gubenur berharap, pergantian tahun kali ini diisi dengan doa bersama dan menghilangkan kesan hura-hura dalam pergantian tahun. (*)
Editor : Ibnu Toha
Sumber : suarasurabaya.net
Kepala Biro Administrasi Umum Setdaprov Jawa Timur, Hizbul Wathan mengatakan, hadrah sengaja didatangkan untuk mengubah image pesta tahun baru dari hura-hura menjadi doa bersama.
"Malam pergantian tahun akan diisi sholawat nabi, jadi tidak ada lagi pesta kembang api," kata Hizbul Wathan, Jumat (30/12/2016).
Hizbul Wathan mengatakan, hadrah yang akan didatangkan merupakan gabungan dari hadrah dari seluruh wilayah Jawa Timur yang tergabung dalam Ishari (Ikatan Seni Hadrah Indonesia). Mereka akan tampil di depan kantor gubernur tepatnya di Jalan Pahlawan, Surabaya.
Sebuah panggung raksasa berukuran 20x100 meter juga akan didirikan tepat di Jalan Pahlawan depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Di panggung inilah, malam pergantian tahun baru akan dikemas dengan doa bersama dan sholawatan.
Acara sendiri akan dimulai tepat pukul 21.00 WIB dengan doa bersama yang lantas disusul dengan penampilan lima ribu pemain hadrah. Selanjutnya tepat pukul 23.30, seluruh anggota forum komunikasi pimpinan daerah mulai dari Soekarwo, gubernur; kemudian Saifullah Yusuf, wakil gubernur; lantas Irjen Pol Anton Setiadji, kapolda; kemudian Mayjen TNI I Made Sukadana, panglima kodam, akan masuk panggung untuk mengikuti sholawatan.
"Selanjutnya tepat pukul 00.00 WIB, saat pergantian tahun, jika biasanya para forpimda ini meniup terompet nanti akan diganti menabuh terbang (alat musik untuk hadrah)," ujar Hizbul Wathan.
Hizbul mengatakan, peniadaan pesta kembang api dilakukan sesuai permintaan dari Gubernur Jawa Timur. Gubenur berharap, pergantian tahun kali ini diisi dengan doa bersama dan menghilangkan kesan hura-hura dalam pergantian tahun. (*)
Editor : Ibnu Toha
Sumber : suarasurabaya.net
KOMENTAR