BERITAFAJAR.co - Dua pemuda asal Dusun Raas, Desa Panagan, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Vicky (18) dan Agus (18) haru...
BERITAFAJAR.co - Dua pemuda asal Dusun Raas, Desa Panagan, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Vicky (18) dan Agus (18) harus kehilangan nyawa setelah berpesta minuman keras oplosan di pos satpam SMP Negeri 1 Gapura Sumenep.
Kronologis kejadian, sekitar pukul 12.00 WIB, (18/12/2016), kedua korban tersebut keluar dari rumahnya menuju ke pos satpam SMPN 1 Negeri untuk meminum miras oplosan , usai mengkonsumsi miras oplosan, sekitar jam 17.30 Vicky mengantar Agus kerumah kakaknya sedangkan Vicky pulang kerumahnya sendiri.
Keesokan harinya sekitar jam15.00, Senin (19/12/2016) kedua korban mengalami mual-mual hingga mengalami tak sadarkan diri, sehinga kedua korban itu langsung dilarikan ke rumah sakit setempat.
"Sekitar pukul 17.00 WIB korban Vicky dibawa ke RSUD Sumenep dan menjalani perawatan, dan sekitar pukul 21.45 WIB, korban Vicky meninggal dunia. Sedangkan korban Agus, sekitar pukul 21.00 WIB dibawa ke Puskesmas Gapura. Namun setelah sampai di Puskesmas Gapura, korban Agus telah meninggal dunia" Kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin. Selasa (20/12/2016)..
Diduga, dua korban minum minuman keras oplosan yang telah melenyapkan nyawa pemuda itu dicampur dengan hand body lotion.
"Pada sekitar Pos Satpam SMP Negeri 1 Sumenep diketemukan 1 botol kosong kemasan “Teh Pucuk” yang berbau minuman keras, 1 botol kosong warna putih diduga kemasan alkohol antiseptik, beberapa bungkus kosong suplemen “Kuku Bima Energi Drink”, dan dua botol kosong warna ungu pelembab kulit (hand body) merk Miranda” ujarnya.
Ditegaskan, setelah melakukan pemeriksaan luar oleh dokter Polres Sumenep dan Melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pos Satpam SMP Negeri 1 Sumenep, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari kedua korban.
"Pada Kedua korban oplosan yaitu Vicky dan Agus tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan" tegasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Kronologis kejadian, sekitar pukul 12.00 WIB, (18/12/2016), kedua korban tersebut keluar dari rumahnya menuju ke pos satpam SMPN 1 Negeri untuk meminum miras oplosan , usai mengkonsumsi miras oplosan, sekitar jam 17.30 Vicky mengantar Agus kerumah kakaknya sedangkan Vicky pulang kerumahnya sendiri.
Keesokan harinya sekitar jam15.00, Senin (19/12/2016) kedua korban mengalami mual-mual hingga mengalami tak sadarkan diri, sehinga kedua korban itu langsung dilarikan ke rumah sakit setempat.
"Sekitar pukul 17.00 WIB korban Vicky dibawa ke RSUD Sumenep dan menjalani perawatan, dan sekitar pukul 21.45 WIB, korban Vicky meninggal dunia. Sedangkan korban Agus, sekitar pukul 21.00 WIB dibawa ke Puskesmas Gapura. Namun setelah sampai di Puskesmas Gapura, korban Agus telah meninggal dunia" Kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin. Selasa (20/12/2016)..
Diduga, dua korban minum minuman keras oplosan yang telah melenyapkan nyawa pemuda itu dicampur dengan hand body lotion.
"Pada sekitar Pos Satpam SMP Negeri 1 Sumenep diketemukan 1 botol kosong kemasan “Teh Pucuk” yang berbau minuman keras, 1 botol kosong warna putih diduga kemasan alkohol antiseptik, beberapa bungkus kosong suplemen “Kuku Bima Energi Drink”, dan dua botol kosong warna ungu pelembab kulit (hand body) merk Miranda” ujarnya.
Ditegaskan, setelah melakukan pemeriksaan luar oleh dokter Polres Sumenep dan Melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pos Satpam SMP Negeri 1 Sumenep, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari kedua korban.
"Pada Kedua korban oplosan yaitu Vicky dan Agus tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan" tegasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR