BERITAFAJAR.co - Sebuah kendaraan antar kota berupa bus Kalisari dengan Nopol L 7543 UG yang dikemudikan oleh Arifin bersama Kondektur Udin...
BERITAFAJAR.co - Sebuah kendaraan antar kota berupa bus Kalisari dengan Nopol L 7543 UG yang dikemudikan oleh Arifin bersama Kondektur Udin menabrak pohon asam Jl. Raya Sumenep Pamekasan Dusun Masaran, Desa Sentol Daya Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur. 02.30, (22/19/2016) dini hari.
Kronologis kejadian, Bus berjalan dari arah barat ke Timur (dari Surabaya menuju ke Sumenep) untuk menjemput rombongan, sehingga tidak tidak ada penumangnya.
Namun, meski tidak ada penumpang, sang sopir harus terjepit antara tempat kemudi dan pohon asam, sehingga korban memgalami luka dibagian kepala.
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan, korban sang sopir yang mengalami luka, langsung di bawa ke Puskesmas terdekat.
"Untuk saat ini, korban kecelakaan telah dibawa ke Puskesmas Pragaan" ujarnya.
Hasanuddin menjelaskan, kecelakaan itu diduga sopir mengantuk sehingga bus oleng ke kanan dan menabrak Pohon Asem yang berada di sebelah Selatan bahu Jalan Raya.
"Dalam kejadian ini Polsek Pragaan telah melaporkan ke Laka Lantas Sumenep" tukasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor :
Kronologis kejadian, Bus berjalan dari arah barat ke Timur (dari Surabaya menuju ke Sumenep) untuk menjemput rombongan, sehingga tidak tidak ada penumangnya.
Namun, meski tidak ada penumpang, sang sopir harus terjepit antara tempat kemudi dan pohon asam, sehingga korban memgalami luka dibagian kepala.
Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin membenarkan peristiwa tersebut. Bahkan, korban sang sopir yang mengalami luka, langsung di bawa ke Puskesmas terdekat.
"Untuk saat ini, korban kecelakaan telah dibawa ke Puskesmas Pragaan" ujarnya.
Hasanuddin menjelaskan, kecelakaan itu diduga sopir mengantuk sehingga bus oleng ke kanan dan menabrak Pohon Asem yang berada di sebelah Selatan bahu Jalan Raya.
"Dalam kejadian ini Polsek Pragaan telah melaporkan ke Laka Lantas Sumenep" tukasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor :
KOMENTAR