BERITAFAJAR.co – Seluruh masyarakat di Sumenep, Madura, Jawa Timur diminta waspada terhadap wabah virus zika. Sebab, wabah viruz zika yang...
BERITAFAJAR.co – Seluruh masyarakat di Sumenep, Madura, Jawa Timur diminta waspada terhadap wabah virus zika. Sebab, wabah viruz zika yang dulu merebak di Amerika Latin, sekarang dikhawatirkan menyebar di Indonesia karena sudah ada kasus Zika di Singapura.
Kendati masih lumanya jauh, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, sudah mewaspadai agar kasus tersebut tidak merambah ke Indonesia, terutama Sumenep. Bahkan, sebagai penanggung jawab masalah kesehatan, sudah menyiapkan penanganan khusus jika warga ada yang terkena virus zika.
"Kami sudah siapkan ruangan khusus (ruangan isolasi, Red) bagi penderita penyakit zika. Tempat itu, sudah disedikan di beberapa Puskesmas yang ada di daratan maupun juga kepulauan," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Fatoni, Rabu (7/9/2016).
Selain itu, pihaknya mengaku telah menyiapkan ruangan khusus di pelabuhan Kalianget. Karena penyakit zika mudah menular dan sangat berbahaya terutama bagi ibu hamil.
"Kami juga telah melakukan pelatihan-pelatihan cara menangani zika. Termasuk juga telah disiapkan obat-obatnya," imbuhnya.
Dia menjelaskan, Zika merupakan penyakit yang berasal dari gigitan nyamuk aedes, terutama spesies aedes aegypti. Adapun gejalanya, kondisi korban, panas, lemes, mual-mual dan pusing.
"Kalau ada gejala-gejala seperti itu, kita harus mewaspadai, disamping gejala - gejala yang lain," tukasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor
Kendati masih lumanya jauh, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, sudah mewaspadai agar kasus tersebut tidak merambah ke Indonesia, terutama Sumenep. Bahkan, sebagai penanggung jawab masalah kesehatan, sudah menyiapkan penanganan khusus jika warga ada yang terkena virus zika.
"Kami sudah siapkan ruangan khusus (ruangan isolasi, Red) bagi penderita penyakit zika. Tempat itu, sudah disedikan di beberapa Puskesmas yang ada di daratan maupun juga kepulauan," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Fatoni, Rabu (7/9/2016).
Selain itu, pihaknya mengaku telah menyiapkan ruangan khusus di pelabuhan Kalianget. Karena penyakit zika mudah menular dan sangat berbahaya terutama bagi ibu hamil.
"Kami juga telah melakukan pelatihan-pelatihan cara menangani zika. Termasuk juga telah disiapkan obat-obatnya," imbuhnya.
Dia menjelaskan, Zika merupakan penyakit yang berasal dari gigitan nyamuk aedes, terutama spesies aedes aegypti. Adapun gejalanya, kondisi korban, panas, lemes, mual-mual dan pusing.
"Kalau ada gejala-gejala seperti itu, kita harus mewaspadai, disamping gejala - gejala yang lain," tukasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor
KOMENTAR