BERITAFAJAR.CO - Audensi Paguyupan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) terhadap Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertan) Kabupaten Sume...
BERITAFAJAR.CO - Audensi Paguyupan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) terhadap Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertan) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Tumur, terkait tidak terealisasi nya penguatan modal, dipastikan akan terealisasi tahu 2016 ini.
Seperti diberitakan sebalumnya, aundesi Gapoktan tersebut ditemui tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sumenep yaitu, Disperta, Disperternakan dan Dishutbun di Kantor Dinas Pertanian Sumenep, Jum'at, (05/08/2016).
Ketua Paguyupan Gapoktan Moh Salam mengatakan, akan melakukan aksi demo kepada Pemerintah Kabuten Sumenep, pada Rabu, 09 Agustus 2016 memdatang, terkait bantuan penguatan modal yang belum terialisasi. Namun setelah audensi, rencana aksi demo tersebut gagal.
"Kami akan mencabut surat permberitahuan aksi demo ke Polres Sumenep, karena tadi Kadisperta Bambang Heriyanto memastikan bahwa bantuan penguatan modal akan cair tahun ini," ujar ketua Paguyupan, Moh Salam, warga asal Kecamatan Ambunten.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Sumenep Bambang Heriyanto, mengatakan, dalam audensi tadi mereka menuntut soal tidak cairnya bantuan penguatan modal kepada kelompok tani.
Terkait dengan hal itu, pihaknya berjanji bersama Kadishutbun dan Kadispeternakan akan bertanggung jawab atas tuntutan mereka, dan memastikan tahun ini akan cair.
"Soal mereka mengurungkan demonya, mungkin karena tuntutan mereka sudah terjawab di audensi tadi. Bukan kami menghalangi demo, melainkan tuntutan mereka telah kami jawab dan memastikan akan cair tahun ini," pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Seperti diberitakan sebalumnya, aundesi Gapoktan tersebut ditemui tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sumenep yaitu, Disperta, Disperternakan dan Dishutbun di Kantor Dinas Pertanian Sumenep, Jum'at, (05/08/2016).
Ketua Paguyupan Gapoktan Moh Salam mengatakan, akan melakukan aksi demo kepada Pemerintah Kabuten Sumenep, pada Rabu, 09 Agustus 2016 memdatang, terkait bantuan penguatan modal yang belum terialisasi. Namun setelah audensi, rencana aksi demo tersebut gagal.
"Kami akan mencabut surat permberitahuan aksi demo ke Polres Sumenep, karena tadi Kadisperta Bambang Heriyanto memastikan bahwa bantuan penguatan modal akan cair tahun ini," ujar ketua Paguyupan, Moh Salam, warga asal Kecamatan Ambunten.
Sementara Kepala Dinas Pertanian Sumenep Bambang Heriyanto, mengatakan, dalam audensi tadi mereka menuntut soal tidak cairnya bantuan penguatan modal kepada kelompok tani.
Terkait dengan hal itu, pihaknya berjanji bersama Kadishutbun dan Kadispeternakan akan bertanggung jawab atas tuntutan mereka, dan memastikan tahun ini akan cair.
"Soal mereka mengurungkan demonya, mungkin karena tuntutan mereka sudah terjawab di audensi tadi. Bukan kami menghalangi demo, melainkan tuntutan mereka telah kami jawab dan memastikan akan cair tahun ini," pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
KOMENTAR