BERITAFAJAR.CO - Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Agama Sumenep, sekitar pukul...
BERITAFAJAR.CO - Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Agama Sumenep, sekitar pukul 04.10 WIB, Minggu (10/7/2016) pagi.
Akibat kecelakaan itu, Rahyadi (42) dan Moh. Hambali (30), ayah dan anak, warga Dusun Bulu, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Desa Pragaan Daya, Imrah menceritakan, ketika itu, Hambali membonceng bapaknya Rahyadi (42), hendak ke rumah tukang Sangkal patah tulang (minta doa-doa) di Jengkong, Desa Legung, Kecamatan Batang-Batang.
"Ketika di tengah perjalanan, dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Xion dengan nomor Polisi M 5431 WL, terjadi kecelakaan,” ujar Kades Pragaan Daya, Imrah.
Menurutnya, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 03.30 WIB. Dia mendapat informasi via telpon dari keluarga korban bahwa Moh. Hambali bersama Bapaknya Rahyadi mengalami kecelakaan di daerah kota di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan.
"Setalah itu kami langsung menghubungi pihak kepolisian Laka Lantas untuk melaporkan kejadian itu," imbuh kepala desa yang suka dengan musik Hadrah ini.
Sementara kepala kamar Jenaza RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Samsul Arifin, membenarkan jika telah menerima korban kecelakaan.
"Korban mengalami pendarahan dari hidung, luka betis, bibir luka robek,” ujar Samsul.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin mengatakan, dugaan sementara pengemudi tidak konsentrasi, sehingga menabrak pembatas jalan.
"Korban mungkin tidak konsentrasi. Kasus ini dalam proses penanganan anggota Satlantas Polres Sumenep," pungkasnya. (*)
Akibat kecelakaan itu, Rahyadi (42) dan Moh. Hambali (30), ayah dan anak, warga Dusun Bulu, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas di tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Desa Pragaan Daya, Imrah menceritakan, ketika itu, Hambali membonceng bapaknya Rahyadi (42), hendak ke rumah tukang Sangkal patah tulang (minta doa-doa) di Jengkong, Desa Legung, Kecamatan Batang-Batang.
"Ketika di tengah perjalanan, dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Xion dengan nomor Polisi M 5431 WL, terjadi kecelakaan,” ujar Kades Pragaan Daya, Imrah.
Menurutnya, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 03.30 WIB. Dia mendapat informasi via telpon dari keluarga korban bahwa Moh. Hambali bersama Bapaknya Rahyadi mengalami kecelakaan di daerah kota di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan.
"Setalah itu kami langsung menghubungi pihak kepolisian Laka Lantas untuk melaporkan kejadian itu," imbuh kepala desa yang suka dengan musik Hadrah ini.
Sementara kepala kamar Jenaza RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Samsul Arifin, membenarkan jika telah menerima korban kecelakaan.
"Korban mengalami pendarahan dari hidung, luka betis, bibir luka robek,” ujar Samsul.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanuddin mengatakan, dugaan sementara pengemudi tidak konsentrasi, sehingga menabrak pembatas jalan.
"Korban mungkin tidak konsentrasi. Kasus ini dalam proses penanganan anggota Satlantas Polres Sumenep," pungkasnya. (*)
Pewarta : Ibnu Toha
KOMENTAR