Tiga calon ketua PC ISNU Sumenep, dari kiri Rahbini, Adi Purnomo, Badrul Rozi. (Foto ist)
BERITAFAJAR.CO - Semakin mendekati Pelaksanaan
Konfrensi Cabang (Konfercab) Ikatan Sarjanan Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten
Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan akan berlangsung hangat. Masing-masing
kandidat mulai berebut simpati dari para anggota ISNU se Kabupaten Sumenep.
Sebelumnya, sejumlah nama
dengan kekuatannya, muncul dan berebut simpati. Namun, semakin mendekati hari H
Konfercab ISNU, nama-nama kader NU yang berminat maju sebagai ketua PC ISNU
Sumenep Masa Khidmad 2017-2020 semakin mengerucut dan muncul tiga nama kuat.
Dari tiga nama itu, sinyal
adu kekuatan Badrul Rozi, sebagai mantan Ketua PC PMII Pamekasan 2003/2004
semakin mengakar. Badrul adalah kelahiran Guluk-Guluk Sumenep. Namun, dengan
gerakan senyap meski sering pula menggelar kegiatan yang melibatkan masyarakat,
dapat dinilai salah satu strategi mantan Ketua PC PMII Sumenep 2009/2010, Adi
Purnomo, untuk menarik simpati.
Namun, jangan kemudian
terlena. Kini, muncul satu nama lagi tentu dengan kekuatan baru. Rahbini.
Sekretaris PC ISNU Sumenep itu, dikabarkan akan berebut pula sebagai ketua PC
ISNU Sumenep. Secara akademik, titel doktor tidak dapat diragukan kemampuan
intelektual dari Koordinator Perencanaan dan Data
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep tersebut.
Inilah Profil Singkat Tiga
Calon Ketua PC ISNU Sumenep
[next]
Badrul Rozi, lahir di Sumenep, 31 Desember 1979. Pria yang
akhirnya menjadi Ketua PC PMII Pamekasan ini, mengenyam pendidikan MI Siratul
Islam Guluk-Guluk, Mts 1 Annuqayah, MA 1 Annuqayah Guluk-Guluk. Lalu,
melanjutkan jenjang pendidikan S1 UIM Pamekasan, S2 STIE Mahardhika Surabaya.
Bibit kepemimpinan terpancar dari
Badrul ketika masih duduk di bangku sekolah MA. Terbukti, bapak dua anak, yakni
Bintang dan Sakti, dipercaya sebagai Ketua DPS di MA 1 Annuqayah. Bahkan,
ketika ketika duduk di kursi mahasiswa, kembali dipercaya sebagai Ketua SEMA
FKIP UIM, lalu Sekjen Presidium UIM dan Ketua 2 IPNU Cabang Pamekasan.
Karir organisasinya tidak
berhenti disitu. Beberapa tahun kemudian, Badrul pun dipercaya sebagai Sekretaris
1 PMII komisariat UIM Pamekasan. Terakhir, Ketua PC PMII Pamekasan 2003/2004.
Kini, di tengah kesibukannya sebagai anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep
(DPKS) dan Ketua PWC ISNU Guluk-Guluk digadang-gadang untuk duduk sebagai ketua
PC ISNU Sumenep.
Rahbini, nama anggota KPU Kabupaten Sumenep dan Sekretaris PC ISNU Sumenep mulai terdengar santer untuk maju juga sebagai
ketua PC ISNU Sumenep. Namun, pria yang mendapat gelar doktor di Jogjakarta
itu, tidak banyak banyak diketahui profil.
Wartawan berusaha menggali
informasi kepada yang bersangkutan. Namun, hingga ulasan ini diturunkan,
Rahbini tidak memberikan jawaban. Pesan singkat melalui media Whatshap, hanya
terlihat dibaca, tetapi tidak ada jawaban.
Penggalian informasi tidak
berhenti disitu, wartawan berusaha mencari hingga ke webset KPU Sumenep. Namun,
webset resmi milik KPU Sumenep tidak terupadate sama sekali dan hanya tertera
nama Rabini sebagai anggota KPU Sumenep.
”Yang jelas, Rahbini sangat
layak menjadi Ketua PC ISNU Sumenep,” ujar salah satu pengurus PC ISNU Sumenep
yang juga menjabat sebagai PC Ansor Sumenep.
[next]
Adi Purnomo, lahir di Sumenep 05 Oktober 1984. Ayah satu
anak ini, mengenyam pendidikan jenjang pertama di SDN Totosan 1 Kecamatan
Batang-Batang. Lalu, MTS Miftahul Ulum Kecamatan Batang-Batang. Kehausan
terhadap ilmu pengetahuan mantan Ketua Ikatan Santri Banuaju (Iksab) itu,
benar-benar luar biasa dan penting menjadi contoh.
Untuk melunasi rasa haus ilmu
itu, Adi Purnomo menginjakkan kaki untuk menimba ilmu di Pondok Pesantren
Annuqayah Guluk-Guluk. Di bawah asuhan alm KH A Warist Ilyas, Adi Purnomo
melanjutkan pendidikan formal di MA 1 Annuqayah hingga terakhir di Sekolah
Tinggi Ilmu Keislaman Annuqayah (STIKA) bidang pendidikan.
Sambil menyelesaikan study di
Kampus yang kini bernama ISTIKA itu, Adi Purnomo dipercaya kader PMII menjadi
ketua Komisariat PMII Guluk-Guluk. Sambil menjadi pengurus di Lembaga Pers
Mahasiswa (LPM) STIKA, masih dipercaya kembali sebagai ketua PC PMII Sumenep 2009/2010.
Kini, pria yang menetap di Desa Kolpo, tempat ia dilahirkan, digadang-gadang
pula untuk duduk sebagai ketua PC ISNU Sumenep. (Ibnu Toha/TIN)

KOMENTAR