BERITAFAJAR.CO - Dalam menjalankan aktivitas mendirikan shalat (اقامة الصلاة), KH Sholeh Darat mengartikan sebagai wujud tanggungjawab m...
BERITAFAJAR.CO - Dalam menjalankan aktivitas mendirikan shalat (اقامة الصلاة), KH Sholeh Darat mengartikan sebagai wujud tanggungjawab mi'raj menuju kebenaran. Yang dituju adalah titik kesadaran persaksian pada Allah.
Hal itu dilakukan sebagai pengejawantahan pelaksanaan janji hidup sesuai kontrak awal kehidupan saat ditanya Allah: الست بربكم قالوا بلى
Ada empat derajat orang shalat: berdiri, ruku', sujud dan tasyahud (tahiyyat). Ini sama dengan derajat manusia yang berawal dari tempat tertinggi (اعلى عليين) hingga titik terendah (اسفل السافلين).
Posisi yang demikian ini, sesuai dengan siklus kemanusiaan yang terbuat dari empat unsur bahan baku manusia: tanah, air, hawa nafsu dan api.
Empat hal itu memiliki kesesuaian dengan simbol original sifat manusia yang terdiri dari: jamadiyah, nabatiyah, hayawaniyah dan insaniyah.
Penjelasan lebih detail dapat dibaca dalam Kitab Lathaifut Thaharah halaman 35.
والله اعلم بالصواب
Penulis M Rikza Chamami
Hal itu dilakukan sebagai pengejawantahan pelaksanaan janji hidup sesuai kontrak awal kehidupan saat ditanya Allah: الست بربكم قالوا بلى
Ada empat derajat orang shalat: berdiri, ruku', sujud dan tasyahud (tahiyyat). Ini sama dengan derajat manusia yang berawal dari tempat tertinggi (اعلى عليين) hingga titik terendah (اسفل السافلين).
Posisi yang demikian ini, sesuai dengan siklus kemanusiaan yang terbuat dari empat unsur bahan baku manusia: tanah, air, hawa nafsu dan api.
Empat hal itu memiliki kesesuaian dengan simbol original sifat manusia yang terdiri dari: jamadiyah, nabatiyah, hayawaniyah dan insaniyah.
Penjelasan lebih detail dapat dibaca dalam Kitab Lathaifut Thaharah halaman 35.
والله اعلم بالصواب
Penulis M Rikza Chamami

KOMENTAR