BERITAFAJAR.co - Kecelakaan laut KM Mutiara Sentosa 1, PT. Antosim Lampung Pelayaran (ALP) jurusan Surabaya - Balikpapan di Perairan ...
BERITAFAJAR.co - Kecelakaan laut KM Mutiara Sentosa 1, PT.
Antosim Lampung Pelayaran (ALP) jurusan Surabaya-Balikpapan di Perairan pulau Masalembu/Kecamatan Masalembu, Sumenep,
Madura, Jawa Timur, menelan lima korban tewas. Minggu, (19/5/2017)
Diduga kecelakaan
kapal yang dinahkodai oleh Edi Sarwoko, bermula saat cardeck mengalami
kebakaran, dengan cepat api membesar sehingga api tidak bisa dipadamkan dan
kapal mengalami kebakaran.
“Mengetahui hal tersebut, nahkoda kapal langsung memerintahkan
abandon ship untuk meninggalkan kapal, POB dan ABK langsung menyiapkan skoci
untuk mengamankan para penumpang” kata AKBP Joseph Ananta Pinora, Kapolres
Kabupaten Sumenep. (20/5/2017).
Kapal yang
membawa 198 penumpang (37 crew ABK dan 161 penumpang), 193 penumpang selamat
dan lima penumpang meninggal dunia. Lima korban tersebut, 1. Bambang (47) warga
asal dusun Kandangan Desa Terongbangi Kecamatan Ceme Gresik, 2. Achmad Sofyanto
alias Yusuf (25) warga asal Desa
Karangrejo Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jateng.3. Prasetyo/prayit (29)
seorang TNI warga asal Banyuwangi.
4. Supri (30) warga Jalan perak Timur Surabaya. Sedangkan satu korban belum diketahui identitasnya.
“186 orang saat
ini berada di KM Dharma Kartika dalam perjalanan menuju pelabuhan Tanjung Perak
Surabaya, berangkat dari Masalembu pada pukul 12.30 wib. Dan diperkirakan sampai di pelabuhan
tanjung perak pada pukul
21.00 wib.” Ujarnya.
Pihaknya
berharap, peristiwa ini harus menjadi pengalaman bagi siapapun yang ingin berlayar
melewati jalur perairan Sumenep,
untuk lebih berhati-hati dan
sebelum berlayar harus mengecek kapal yang hendak berlayar.
“sebelum berlayar
harus samengecek kapal dulu, kalau kondisi ombak kurang baik, sebaiknya mencari
jalur alternative selain perairan laut” tegasnya.
Sementara posisi
kapal KM Mutiara Sentosa 1 telah di kandaskan timur laut pulau Masalembu. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha

KOMENTAR