BERITAFAJAR.co - Puluhan warga dusun Tonungkul Desa Montorna Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (7/1/2016) melakuka...
BERITAFAJAR.co - Puluhan warga dusun Tonungkul Desa Montorna Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (7/1/2016) melakukan perbaikan jalan desa. Sebab, jalan desa satu-satunya yang menghubungkan dua desa antara Desa montorna dengan Desa Prancak, rusak parah.
Akses jalan dua desa itu, menjadi akses mereka untuk beraktifitas sehari-hari sehingga kondisi jalan yang tak kunjung ada perbaikan dari pemerintah itu, terpaksa dikerjakan sendiri karena mengganggu perkembangan ekonomi dan pendidikan warga setempat.
Salah satu warga setempat, Bardi (39) mengataka, seharusnya pemerintah terkait bisa melihat kondisi Desa Montorna yang tidak pernah mendapatkan pengaspalan jalan.
"Jalan ini satu-satunya untuk beraktivitas warga. Seperti ketika hendak ke pasar dan bagi anak-anak yang mau sekolah pasti melintasi jalan ini. Namun jalan ini belum ada perbaikan dari pihak pemerintah, maka kami memperbaiki sendiri dengan alat seadanya," ujarnya.
Sementaram Sirat (40) warga lainnya mengatakan, sebenarnya sudah lama ada tumpukan batu di sepanjang ini. Informasinya, ada bahan pengaspalan. Tapi sudah lama dititipkan di rumah warga hingga kini belum ada perbaikan.
Dia menambahkan, informasinya ada Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bisa membangun desa lebih makmur dan sejahtera. Tapi hingga sekarang masyarakat belum dapat merasakan itu.
"Saya gak tahu apa DD dan ADD itu, cuma saya dengar-dengar adanya DD dan ADD itu untuk membangun desa, namun hingga sekarang belum ada, terbukti jalan ini dibiarkan seperti ini,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
Akses jalan dua desa itu, menjadi akses mereka untuk beraktifitas sehari-hari sehingga kondisi jalan yang tak kunjung ada perbaikan dari pemerintah itu, terpaksa dikerjakan sendiri karena mengganggu perkembangan ekonomi dan pendidikan warga setempat.
Salah satu warga setempat, Bardi (39) mengataka, seharusnya pemerintah terkait bisa melihat kondisi Desa Montorna yang tidak pernah mendapatkan pengaspalan jalan.
"Jalan ini satu-satunya untuk beraktivitas warga. Seperti ketika hendak ke pasar dan bagi anak-anak yang mau sekolah pasti melintasi jalan ini. Namun jalan ini belum ada perbaikan dari pihak pemerintah, maka kami memperbaiki sendiri dengan alat seadanya," ujarnya.
Sementaram Sirat (40) warga lainnya mengatakan, sebenarnya sudah lama ada tumpukan batu di sepanjang ini. Informasinya, ada bahan pengaspalan. Tapi sudah lama dititipkan di rumah warga hingga kini belum ada perbaikan.
Dia menambahkan, informasinya ada Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bisa membangun desa lebih makmur dan sejahtera. Tapi hingga sekarang masyarakat belum dapat merasakan itu.
"Saya gak tahu apa DD dan ADD itu, cuma saya dengar-dengar adanya DD dan ADD itu untuk membangun desa, namun hingga sekarang belum ada, terbukti jalan ini dibiarkan seperti ini,” pungkasnya. (*)
Pewarta : Ahmadi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR