BERITAFAJAR.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura mengukuhkan Unit Pemberantasan Pungli (UPP) di Pendopo Bupati Sampang Kamis (...
BERITAFAJAR.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura mengukuhkan Unit Pemberantasan Pungli (UPP) di Pendopo Bupati Sampang Kamis (16/02/17). Tujuannya, untuk menyapu bersih praktek pungutan Liar (Pungli) di wilayah Sampang.
Tim Sapu bersih pungli (Saber pungli) atau UPP ini di bentuk dari beberapa Instansi pemerintah yakni dari pemkab sampang, Jajaran kepolisian, Kejaksaan Negeri dan Kodim 0828.
Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, SIK dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan Saber Pungli bisa dikatakan terlambat dibandingkan dengan kabupaten yang lain di Jawa Timur, tetapi itu masih lebih baik dibandingkan tidak ada sama sekali.
”Lebih baik terlambat dari pada tidak ada sama sekali," jelasnya.
Leih lanjut Tofik menjelaskan, tujuan terbentuknya Tim Saber Pungli yaitu untuk membrangus praktik-praktik Pungli di Kabupaten Sampang. Sebab maraknya praktik pungli ini cukup meresahkan dan menyengsarakan rakyat, meskipun praktik pungli tersebut atas kesepakatan di antara dua pihak.
"Tim Saber Pungli ini nantinya dapat menghilangkan kesepakatan dua pihak itu, dan ini akan berhasil apabila ada komitmen atau dukungan semua pihak," lanjutnya.
Dikatakannya, adanya tim Saber pungli di Sampang, diharapkan ada target maupun sasaran, dan bukan berarti berharap Tim saber pungli tidak berhasil tetapi lebih pada bahwa pungutan liar di Sampang itu tidak ada.
"Sekarang bukan waktunya untuk berhati-hati tetapi sudah waktunya untuk sadar," ungkapnya.
Kemudian Kepala Kajaksaan Negeri (Kajari) Sampang Adi Prabowo menyatakan, untuk menyapu bersih praktik pungli di mulai dari anggota Tim sendiri yaitu dengan memberikan contoh pada masyarakat.
”Untuk menyapu bersih praktik pungli pertama di mulai dari tim sendiri yang memberikan contoh," pungkasnya. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor : Ibnu Toha
Tim Sapu bersih pungli (Saber pungli) atau UPP ini di bentuk dari beberapa Instansi pemerintah yakni dari pemkab sampang, Jajaran kepolisian, Kejaksaan Negeri dan Kodim 0828.
Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, SIK dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan Saber Pungli bisa dikatakan terlambat dibandingkan dengan kabupaten yang lain di Jawa Timur, tetapi itu masih lebih baik dibandingkan tidak ada sama sekali.
”Lebih baik terlambat dari pada tidak ada sama sekali," jelasnya.
Leih lanjut Tofik menjelaskan, tujuan terbentuknya Tim Saber Pungli yaitu untuk membrangus praktik-praktik Pungli di Kabupaten Sampang. Sebab maraknya praktik pungli ini cukup meresahkan dan menyengsarakan rakyat, meskipun praktik pungli tersebut atas kesepakatan di antara dua pihak.
"Tim Saber Pungli ini nantinya dapat menghilangkan kesepakatan dua pihak itu, dan ini akan berhasil apabila ada komitmen atau dukungan semua pihak," lanjutnya.
Dikatakannya, adanya tim Saber pungli di Sampang, diharapkan ada target maupun sasaran, dan bukan berarti berharap Tim saber pungli tidak berhasil tetapi lebih pada bahwa pungutan liar di Sampang itu tidak ada.
"Sekarang bukan waktunya untuk berhati-hati tetapi sudah waktunya untuk sadar," ungkapnya.
Kemudian Kepala Kajaksaan Negeri (Kajari) Sampang Adi Prabowo menyatakan, untuk menyapu bersih praktik pungli di mulai dari anggota Tim sendiri yaitu dengan memberikan contoh pada masyarakat.
”Untuk menyapu bersih praktik pungli pertama di mulai dari tim sendiri yang memberikan contoh," pungkasnya. (*)
Pewarta : Junaidi
Editor : Ibnu Toha
KOMENTAR